1.1 Makna Keragaman Manusia Keragaman berasal dari kata ragam. Keragaman menunjukkan adanya banyak macam, banyak jenis. Keragaman manusia dimaksudkan bahwa setiap manusia memiliki perbedaan. Perbedaan itu ada karena manusia adalah makhluk individu yang setiap individu memiliki ciri-ciri khas tersendiri. Kesetaraangender dalam pendidikan dapat dicapai melalui tiga hal, yaitu hak untuk mendapatkan pendidikan (right to education), hak dalam proses pendidikan di dalam lingkungan yang mendukung kesetaraan gender (right within education), dan hak akan hasil pendidikan yang mendukung pencapaian berkeadilan (rights trough education) (EFA GMR 2003/ Dilansirdari Ensiklopedia, unsur seni sebagai kombinasi dengan titik kontinu adalah garis. Pembahasan dan Penjelasan. Menurut saya jawaban A. warna adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung sama sekali. Menurut saya jawaban B. garis adalah jawaban yang paling benar, bisa dibuktikan dari buku KeragamanDan Kesetaraan Dalam Organisasi Di Era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) Administrator 6 Oktober 2017. Dari aspek ketenagakerjaan, terdapat kesempatan yang sangat besar bagi para pencari kerja karena dapat banyak tersedia lapangan kerja dengan berbagai kebutuhan akan keahlian yang beraneka ragam. Selain itu, akses untuk pergi keluar 1 Sebutkan beberapa problema penyebab munculnya konflik budaya yang sering muncul di tanah air ini ? -kesejahteraan ekonomi yang tidak merata di antara kelompok budaya. -keberpihakan yang salah dari Media Massa, khususnya televisi swasta dalam memberitakan peristiwa. 2) Keragaman ini menjadi modal sekaligus potensi konflik. Kata“multicultural” menurut Kamus Lengkap Bahasa Indonesia berasal dari dua akar kata yaitu “multi” berarti lebih dari satu, banyak, berlipat ganda, [3] dan “kultur” berarti kebudayaan, cara pembudidayaan, cara pemeliharaan [4] . Dalam M. Ainul Yaqin, [5] ada banyak ilmuwan dunia yang memberikan definisi kultur. Mereka antara lain: Elizabet B. Taylor (1832 multikultural Karena dengan simpati dan empati, perbedaan-perbedaan atau keragaman itu dapat dipahami sebagai berkah, bukan sesuatu yang dianggap sebagai penyebab masalah. Dalam konteks ini, Milton J. Bennet (2003) menyebut bahwa simpati dan empati sebagai kaidah emas dalam konteks multikultural. Mengingat pentingnya nilai simpati Manusiaberagama secara sosial tidak bisa menafikan bahwa mereka harus bergaul bukan hanya dengan kelompoknya sendiri tetapi juga dengan kelompok berbeda agama. 23 votes Thanks 15. Keberagaman kegiatan ekonomi di masyarakat harus kita sikapi dengan cara. Meremehkan tingkat ekonomi yang rendah. Bangsa Indonesia mempunyai keanekaragaman MencapaiKesetaraan Gender dan Memberdayakan Kaum Perempuan. Dipublikasikan Pada : Jumat, 09 Juni 2017. Dibaca : 402561 Kali. Gender adalah pembedaan peran, atribut, sifat, sikap dan perilaku yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Dan peran gender terbagi menjadi peran produktif, peran reproduksi serta peran sosial kemasyarakatan. DownloadFree Keberagaman Harus Dikaitkan Dengan Kesetaraan Karena These music downloads are obtainable from the website but Its also possible to pay attention on your own Android or iOS device through the Spinrilla mobile app. Nilainilai yang terkandung dalam Pancasila harus diterapkan di kehidupan sehari-hari. Salah satu nilai Pancasila yang harus diterapkan adalah rasa nilai kemanusiaan. Berdasarkan situs Kemeterian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, sila kedua Pancasila yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab . Sila kedua Pancasila memiliki makna Olehkarena itu, materi perkuliahan Pendidikan Kewarganegaraan tidak mungkin dilepaskan dari perkembangan kenegaraan tersebut agar kadar keilmiahan serta obyektivitasnya dapat dipertanggungjawabkan. Di lain pihak, negara yang memiliki wilayah yang sangat luas juga menghadapi berbagai permasalahan, antara lain keanekaragaman suku, budaya PENGETAHUAN ILMU, FILSAFAT, DAN AGAMA. Disusun untuk memenuhi tugas matakuliah. “FILSAFAT ILMU”. Dosen Pengampu : Abdullah Rahman Effendi, M.Hum. Disusun oleh: LAILA RIZKI (932102114) MINATUL MA’ULA (932130014) AWAL FIKRI BAHARSYAH (932141014) HASAN (932137114) Dalamtradisi agama-agama monoteisme, terdapat praktik keagamaan yang. meminggirkan perempuan, yang tampaknya juga diwariskan secara turun-temurun. Dalam konteks Yahudi misalya, kendati pada awalnya perempuan diberi kesempatan. untuk melakukan peribadatan pada kuil yang sama dengan laki-laki, pada tahap. Dengandemikian dibutuhkan sebuah ideologi yang netral namun dapat mengayomi berbagai keragaman yang ada di Indonesia. Oleh karena itu Pancasila sebagai dasar negara dan menjadi ideologi bangsa ini yang diharapkan bisa mempersatukan bangsa. Namun yang menjadi permasalahan saat ini adalah bunyi dan butir pada sila pertama. NmEnjNJ. keragaman tanpa kesetaraan akan memunculkan diskrimina keragaman tanpa kesetaraan akan memunculkan keterbelakangan keragaman tanpa kesetaraan akan memunculkan ketinggalan budaya keragaman tanpa kesetaraan akan memunculkan ketinggalan teknologi Semua jawaban benar Berdasarkan pilihan diatas, jawaban yang paling benar adalah A. keragaman tanpa kesetaraan akan memunculkan diskrimina. Dari hasil voting 987 orang setuju jawaban A benar, dan 0 orang setuju jawaban A salah. Keragaman harus dikaitkan dengan kesetaraan, karena keragaman tanpa kesetaraan akan memunculkan diskrimina. Pembahasan dan Penjelasan Jawaban A. keragaman tanpa kesetaraan akan memunculkan diskrimina menurut saya ini yang paling benar, karena kalau dibandingkan dengan pilihan yang lain, ini jawaban yang paling pas tepat, dan akurat. Jawaban B. keragaman tanpa kesetaraan akan memunculkan keterbelakangan menurut saya ini 100% salah, karena sudah melenceng jauh dari apa yang ditanyakan. Jawaban C. keragaman tanpa kesetaraan akan memunculkan ketinggalan budaya menurut saya ini juga salah, karena dari buku yang saya baca ini tidak masuk dalam pembahasan. Jawaban D. keragaman tanpa kesetaraan akan memunculkan ketinggalan teknologi menurut saya ini salah, karena dari apa yang ditanyakan, sudah sangat jelas jawaban ini tidak saling berkaitan. Jawaban E. Semua jawaban benar menurut saya ini salah, karena setelah saya cari di google, jawaban tersebut lebih tepat digunkan untuk pertanyaan lain. Kesimpulan Dari penjelasan dan pembahasan diatas, bisa disimpulkan pilihan jawaban yang benar adalah A. keragaman tanpa kesetaraan akan memunculkan diskrimina Jika masih punya pertanyaan lain, kalian bisa menanyakan melalui kolom komentar dibawah, terimakasih. Pengguna Brainly Pengguna Brainly JawabanKeragaman harus dikaitkan dengan kesetaraan, karena terhindar dari diskriminasi dan perpecahan.» PembahasanKeberagaman merupakan kondisi dimana masyarakat terdapat perbedaan -perbedaan di suatu bidang. Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai keberagaman Sumber Daya Alam yang berlimpah dan juga keragaman suku, agama, ras bahasa, serta satu cara menyikapi keberagaman adalah dengan mempelajari budaya Indonesia dan mempertahankan keragaman budaya agar punah, serta dengan kesetaraan sosial agar terhindar dari dampak negatif yaitu diskriminasi dan perpecahan.» Pelajari lebih lanjutUpaya pengembangan dan pelestarian kebudayaan nasional meningkatkan kebudayaan bahasa yang dapat dilakukan agar kita dapat melestarikan keanekaragaman dalam masyarakat Detail jawabanMapel PpknKelas VII SMPMateri Keragaman Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan dalam Bingkai Bhinneka Tunggal IkaKode Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Manusia diciptakan dalam bentuk yang sebaik-baiknya.[1] Diciptakan memiliki berbagai organ tubuh yang mempunyai fungsi tersendiri, untuk menghadapi segala bentuk permasalahan yang akan dihadapi oleh manusia. Karena pada hakikatnya manusia tidak terlepas dari masalah. Jika ada orang yang mengaku tidak mempunyai masalah, maka itulah masalahnya. Bahkan manusia itu sendiri menjadi masalah bagi manusia.[2]Manusia merupakan makhluk individu sekaligus makhluk sosial, makhluk yang diciptakan oleh Tuhan dengan memiliki akal dan perasaan yang saling mengisi, menopang dan berjalan beriringan. Tersebab akal sehat pulalah, ketika manusia menjalani kehidupan, pasti memiliki tujuan.[3] Inilah yang menjadi salah satu pembeda, di mana manusia memiliki akal yang dapat memikirkan sesuatu yang ada dan atau yang terjadi di sekelilingnya. Lantas bagaimana manusia menyikapi semua perbedaan yang ada di sekitarnya?Dewasa ini, terdapat banyak sekali perbincangan terkait permasalahan keragaman dan kesetaraan manusia di dalam masyarakat. Permasalahan ini sebenarnya sudah banyak dibahas oleh para ahli dan intelek pada bidangnya, baik di dalam ataupun di luar negri. Isu keragaman dan kesetaraan manusia memang selalu menjadi topik yang menarik untuk diperbincangkan. Karena secara empiris memang banyak terjadi diskriminasi dan kesenjangan satu sama lain. Menurut KBBI, keragaman berasal dari kata 'ragam' yang artinya macam atau jenis. Keragaman manusia berarti bermacam-macam manusia, baik itu ditinjau dari aspek ras, gender, suku, bangsa, agama maupun budaya. Keragaman tersebut dipengaruhi oleh faktor lingkungan yang berbeda di setiap tempat, dan memang kita diciptakan dengan berbagai perbedaan guna saling mengenal.[4]Keragaman di dalam masyarakat akan membuat setiap individu belajar menghargai perbedaan. Dalam suatu lingkup RT saja, mungkin bisa berbeda-beda ras bahkan sampai sifat dan watak. Di sinilah manusia bisa terdidik secara alami, bagaimana caranya memahami dan menghargai dan perbedaan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Sebagai contoh, perbedaan antara laki-laki dan perempuan yang memang secara genetik hampir tidak ada perbedaan antara keduanya, tetapi hakikatnya ada beberapa perbedaan dalam segi fisik maupun psikologis.[5] Perbedaan itulah yang membuat laki-laki dan perempuan saling melengkapi bukan malah perihal keragaman, tidak akan jauh dengan pembahasan kesetaraan. Karena di mana ada keragaman di dalam ruang lingkup masyarakat, pasti ingin adanya kesetaraan yang dijalankan di dalamnya. Sedangkan kesetaraan menurut KBBI, mempunyai asal kata 'setara' yang berarti sejajar atau sama tingkatannya. Kesetaraan manusia yang banyak sekali digaungkan, kesetaraan yang tidak memandang suku, agama, ras, hingga gender. Karena yang membedakannya adalah tingkat ketakwaan kita kepada Sang Pencipta.[6]Mayoritas orang yang menyuarakan kesetaraan tetapi alergi terhadap perbedaan.[7] Mereka ingin kesetaraan, tetapi lupa bahwa setiap orang itu berbeda. Mungkin memang benar kita harus setara dalam beberapa hal, tetapi tidak semua hal bisa terhadap kesetaraan harus berjalan beriringan dengan pemahaman terhadap keragaman. Jika kita memisahkannya, maka tidak akan ada titik temu dalam kesetaraan sebagaimana yang diinginkan, dengan individu yang beragam latar belakang. 1 2 3 Lihat Sosbud Selengkapnya

keragaman harus dikaitkan dengan kesetaraan karena